Daftar Isi Cerobong

lima makanan 'unik' ala Jepang

Bukan Jepang namanya kalau tidak selalu mencoba berinovasi. Bahkan mengenai makanan, negeri matahari terbit ini terkenal sebagai negara yang senang bereksperimen. Tak percaya? Lima makanan 'unik' ini buktinya.
1. Habushu
Ingat gelas-gelas kaca berisi hewan yang dikeraskan saat pelajaran Biologi? Habushu terlihat persis seperti itu. Bedanya, habushu tak digunakan untuk percobaan, tetapi untuk dimakan. Habushu terdiri dari minuman keras dan tubuh ular yang sudah mati. Meski ular yang digunakan pada habushu cukup berbisa, namun ini tak berbahaya bagi orang yang mengonsumsinya. Rasanya? Kemungkinan seperti rasa daging ular yang bercampur alkohol.

2. Sanshouo
Menggunakan salamander, yaitu binatang sejenis kadal dengan tubuh lebih ramping dan ekor panjang yang dipanggang, makanan ini bahkan dianggap aneh oleh masyarakat Jepang. Makanan ini berupa salamander yang dipanggang dan disajikan dengan saus manis. Sekilas cara memasaknya hampir sama dengan yakitori. Namun rasanya, jauh dari rasa burung atau ayam bakar.

3. Kusaya
Jangan tertipu dengan penampilan makanan yang satu ini. Meskipun penampilannya terlihat menggoda, namun rasanya sangat jauh dari kata 'normal'. Kusaya dibuat dari ikan yang diawetkan dalam air garam dan dipanaskan di bawah terik matahari selama beberapa tahun. Situs Japan for The United menyebut rasa makanan ini seperti "aroma pelabuhan yang bercampur dengan bau kaus kaki." Bisa Anda bayangkan rasanya? Tak heran makanan ini disebut kusaya yang berarti "ikan berbau busuk." Tak masalah jika Anda tahan dengan rasa ikan ini, namun pastikan tak banyak bicara setelah menyantapnya. Bisa-bisa teman Anda pingsan karena menghirup baunya.

4. Placenta 10000 Jelly Drink
Jangan terburu-buru ngeri karena Anda tak akan jadi kanibal dengan mengonsumsi minuman ini. Minuman ini tak terbuat dari plasenta manusia, melainkan plasenta babi. Tak seperti daging babi yang berbau, minuman ini sama sekali tak memiliki bau. Meski terdengar menjijikkan, namun minuman ini diketahui baik untuk diet karena mengandung nol kalori.

5. Semangka berbagai bentuk
Pernah mendengar semangka berbentuk kotak dari Jepang? Saat ini, bahkan tersedia semangka dengan banyak bentuk, seperti piramida, wajah manusia, dan bentuk hati. Semangka berbentuk kotak sendiri awalnya dibuat untuk menghemat tempat saat dikirim atau disimpan. Meski menarik, Anda tak akan bisa mendapatkan semangka-semangka unik ini dengan harta yang murah. Setidaknya Anda harus merogoh kocek hingga 12.000 yen untuk mendapatkannya.

Jika Anda cukup bernyali dan merupakan seorang pecinta makanan ekstrem, tak ada salahnya mencoba kelima makanan di atas saat berkunjung ke Jepang.
Read More

3 Mesin penjual otomatis canggih di Jepang

3 Mesin penjual otomatis canggih di Jepang
Mesin penjual otomatis dengan layar sentuh (© Japanretailnews.com)


Selain terkenal dengan bunga Sakura dan gunung Fuji, Jepang juga dikenal sebagai salah satu negara paling hi-tech di dunia. Banyak produk elektronik mutakhir bermunculan berasal dari negara matahari terbit ini. Walaupun terkadang banyak juga mesin-mesin penjual otomatis yang menjual barang dagangan yang tidak lazim dijual oleh sebuah mesin penjual otomatis. Seperti contohnya adalah lobster atau pakaian dalam.

Namun, dari mesin-mesin penjual otomatis tersebut, terdapat pula mesin penjual otomatis atau yang biasa disebut Jidohanbaiki itu dengan balutan teknologi terkini. Di bawah ini terdapat beberapa mesin penjual otomatis yang telah dilengkapi dengan teknologi saat ini.

Coca-Cola ultra-energy-saving
Mesin penjual otomatis ini lahir hasil kerjasama dari Coca-Cola dengan Fuji Electric Retail Systems. Secara tampilan, mesin ini tidak berbeda dengan mesin penjual otomatis lainnya. Namun yang menjadikan mesin ini unik adalah minuman-minuman di dalam mesin ini akan tetap dingin tanpa harus mengambil energi mesin untuk mendinginkan suhu di dalamnya.

Minuman di dalam mesin yang dinamakan A011 ini akan tetap dingin sampai 16 hari lamanya. Menurut Slashgear.com, Coca-Cola merencanakan untuk menguji coba mesin barunya ini di daerah paling panas di Jepang yaitu Tajimi, Gifu dan Kumagaya, Saitama, tanggal 2 Juli mendatang.

Wi-Fi Vending Machine
Sebuah perusahaan minuman bernama Asahi menciptakan suatu mesin penjual otomatis yang dilengkapi dengan fasilitas Wi-Fi. Wi-Fi yang dikeluarkan oleh mesin ini dapat ditangkap perangkat eletronik seperti handset dengan batas maksimal 50 meter.

Akses Wi-Fi tersebut tidak dipungut biaya, namun setiap orang yang mendapatkan sinyal Wi-Fi ini hanya dapat menggunakan fasilitas ini selama 30 menit saja dan mesin tersebut akan memutuskan sinyal yang diterima perangkat lain secara otomatis. Untuk mendapatkan sinyal Wi-Fi kembali, pengguna handset hanya perlu login kembali seperti awalnya.

Mesin ini telah disebarkan di Tokyo, Sendai, Chubu, Kinki, dan Fukuoka sejak awal tahun 2012 lalu. Asahi juga merencanakan untuk menciptakan kurang lebih 10 ribu mesin sejenis lagi untuk disebarkan di seluruh pelosok Jepang.

Coke Vending Machine TouchScreen
Mungkin kebanyakan mesin penjual otomatis di Jepang masih harus menggunakan tombol untuk mengoperasikannya. Namun, ternyata terdapat mesin lain yang menggunakan layanan layar sentuh untuk mengoperasikan atau membeli suatu barang.

Mesin penjual otomatis ini dilengkapi dengan layar yang lebar dan LCD touch panel di bagian tengahnya. Mesin ini memiliki tinggi 1 meter dengan lebar layar 57 cm. LCD touch panelnya berukuran 46 inci.
Beberapa waktu lalu juga dikabarkan bahwa terdapat satu mesin penjual otomatis yang dapat diaktifkan dengan menggunakan Twitter yang dinamakan BEV Twitter Vending Machine. Apabila di negara-negara lain sudah cukup banyak mesin penjual otomatis dipasang di jalanan kota, maka kapan Indonesia akan menikmati layanan seperti ini?
Read More