Daftar Isi Cerobong

8 Cara Memutuskan Hubungan Cinta yang Baik dan Benar

Memutuskan sebuah hubungan asmara, baik yang sudah terjalin bertahun-tahun atau hanya beberapa hari, bukanlah hal yang mudah. Meski Anda tak ingin menyakiti hatinya, namun bila diteruskan pun sepertinya Anda sudah tak sanggup lagi.

 Jadi bagaimana dong? Padahal Anda juga tak ingin ia tersakiti hatinya. Tapi yang namanya putus cinta, tak ada yang tidak menyakitkan bukan? Yang bisa Anda lakukan adalah membuatnya menjadi sedikit 'beradab'. Caranya? Lakukan beberapa hal di bawah ini:

 1. Buat persiapan
Memutuskan hubungan asmara tentu bukan keputusan yang mendadak, jadi sisihkan waktu untuk mempersiapkan keputusan Anda tersebut. Karena semakin baik persiapan Anda, semakin kecil kemungkinan Anda terpengaruh emosi. Pihak yang diputuskan, pasti akan sedih dan kemungkinan besar akan menangis. Persiapkan pula jawaban yang tegas dan dapat diterima olehnya, bila ia menanyakan alasan.

 2. Jadikan ia yang pertama tahu
Biasanya sebelum membuat keputusan ini, Anda akan bertanya dan meminta pertimbangan dari sahabat-sahabat terdekat. Tapi bukan berarti mereka yang harus memberitahukannya pada pasangan Anda. Hormati pasangan dan katakan keputusan Anda, sebelum orang lain yang memberitahunya.

 3. Bertemu muka adalah yang terbaik
Memang lebih mudah mengucapkan perpisahan melalui telepon, email atau SMS. Tapi Anda pasti tahu kalau cara itu akan membuat Anda terkesan penakut, terutama bagi pasangan Anda. Dan biasanya, akan tak mudah bagi pasangan untuk menjalin pertemanan atau kesempatan, bila ternyata Anda berubah pikiran. Untuk menghindari karma, misalnya diputusin pacar lewat Friendster atau Facebook, sebaiknya hormati pasangan dengan menyatakan secara tatap muka.

 4. Cari waktu yang paling tepat
Memutuskan hubungan, juga dibutuhkan waktu yang tepat. Jangan mengucapkan perpisahan saat Anda berdua tengah merayakan ulang tahun, hari jadi atau acara-acara yang seharusnya menyenangkan. Hari terbaik untuk mengucapkan kata putus adalah hari Jumat, sebab hari ini adalah hari terakhir kerja. Sehingga, ia dapat 'menghilangkan diri' di hari Sabtu dan Minggu untuk menenangkan diri dari dunia 'luar'.

 5. Cari lokasi yang tepat
Hal terpenting lain yang harus dipikirkan, adalah memilih tempat yang tepat untuk mengucapkan kata 'putus'. Cari lokasi netral tanpa suasana yang memiliki nilai sentimentil bagi Anda berdua, juga tempat yang menguntungkan agar terhindar dari tatapan ingin tahu orang lain. Misalnya di restoran yang tak terlalu ramai, sehingga bila ada tangisan yang keluar, Anda tak akan merasa malu. Lokasinya pun agak jauh dan sepi, misalnya di pertokoan atau taman, di jam-jam yang tentunya tak terlalu ramai.

 6. Pilih kalimat tepat saat mengatakannya
Untuk menghindari kesan yang salah, katakan pemikiran dan keputusan Anda itu secara jelas, jujur dan sederhana. Beritahu bagaimana kepedihan Anda dalam membuat keputusan ini, biarkan ia tahu kalau Anda pun ikut menderita dan seakan bukan Anda yang mengeluarkan keputusan tersebut. Tanpa harus menyalahkan dirinya, biarkan ia tahu apa permasalahan yang Anda alami dan katakan bahwa keputusan ini mungkin yang terbaik bagi Anda berdua. Bukan hal yang salah bila Anda memiliki harapan dalam sebuah hubungan, tapi ikatan dua hati tak akan berjalan bila sudah tak lagi diikat dengan rasa cinta. Hindari berbohong untuk menghindari rasa sakit hati, sebaliknya, katakan secara jujur dengan kalimat yang di tata secara hati-hati. Pertimbangkan baik-baik setiap perkataan Anda, karena pada kesempatan lain mungkin Anda akan berjumpa lagi dengannya.

 7. Biarkan ia menguasai keadaan
Saat diputus, reaksi orang berbeda-beda, dari tertawa hingga menangis, ada yang menerimanya dengan wajah serius atau seperti tak percaya. Beri ia waktu untuk memahami keadaan, lalu biarkan ia mengungkapkan perasaannya (jika ia mau). Walau ia memahami maksud Anda, kadang ia berharap Anda berubah pikiran dan memberi kesempatan untuk memperbaiki keadaan. Jawablah kalau Anda telah memikirkannya masak-masak dan keputusan tersebut sudah bulat. Ini akan jauh lebih baik, daripada membiarkan hubungan yang tak menyenangkan terus menerus. Bila perlu, biarkan ia memutuskan kapan percakapan dianggap selesai.

 8. Sehari setelah kata putus
Mantan pacar Anda akan berusaha meyakinkan Anda untuk kembali bersama selama beberapa hari ke depan. Bila memang ada barang atau apapun yang harus diselesaikan, selesaikan secepatnya dan hindari kembali ke situasi layaknya Anda berdua masih bersama.

sumber: http://manajubelz.blogspot.com/2011/01/8-cara-memutuskan-hubungan-cinta-yang.html#ixzz1zufGX2TO
Read More

5 Tips Berkencan bagi Pria Pemalu

Tipe pria dalam mengungkapkan perasaan cintanya berbeda-beda. Ada yang malu-malu dan ada yang pemberani. Pria pemalu biasanya memuja seorang wanita hanya dari kejauhan. Kaum pria tersebut biasanya beberapa kali membangun keberanian untuk mendekati sang pujaan hati, namun di tengah jalan ada saja masalah yang mengacaukannya.
Untuk pria dengan perasaan malu yang kronis ada beberapa tips untuk meningkatkan rasa percaya diri saat mendekati si dia saat berkencan:
1. Segalanya tentang dia
Jika Anda telah membaca situasi dan melihatnya sebagai kencan yang baik, tersenyumlah saat melihatnya. Ajukan pertanyan untuknya dan dengarkan jawabannya dengan seksama. Itu akan membuatnya merasa tersanjung dan menarik perhatiannya. Tapi jangan membuatnya merasa seperti tertuduh. Cobalah berkomentar yang dapat mendorong respon tanpa harus menuding atau menuntutnya: "Kedengarannya Anda benar-benar menyukai pekerjaan Anda", atau "Saya tidak bisa menunggu sampai akhir musim ini".
Ketika giliran Anda tiba untuk berbicara, hindari membuat diri Anda terdengar seperti superhero. Ketika Anda dengan teman-teman, membuat bualan bukan masalah. Namun untuk wanita, rendah hati membuat Anda terlihat jauh lebih baik.
2. Jangan Berharap semua sempurna
Misalkan Anda sedang menikmati hamburger yang enak. Apakah Anda kehilangan nafsu makan karena Anda pikir menggunakan banyak bawang Itu sama dengan kencan. Anda berdua dapat memiliki waktu kencan yang menyenangkan bahkan jika potongan rambut Anda terlihat seperti style kutu buku dan si dia tidak mengejek Anda.
Tetapi andaikata burger dibakar. Apakah Anda bermuram setelah dagingnya hangus atau mengurangi rasa kelezatannya Demikian juga dalam berkencan, kehilangan arah dalam tujuan bisa menjadi bencana yang memalukan.
3. Persiapan
Mengambil langkah-langkah yang wajar untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Cari tahu berapa banyak uang yang Anda perlukan untuk makanan, tiket, atau hadiah. Hal ini juga membantu untuk memiliki rencana cadangan. Periksa saat Anda sedang kencan pertama. Misalnya saja Anda mungkin berpikir ingin melihat pameran mobil sebagai rencana B jika Anda tidak dapat tiket untuk melihat pameran seni.
4. Berada dalam zona yang membuat Anda nyaman
Sampai Anda memperoleh kepercayaan diri sendiri dan menjalin hubungan, carilah situasi di sekitar Anda yang Anda kenal. Itu tidak berarti Anda harus pergi ke restoran yang sama setiap waktu. Pilih sebuah acara terbuka yang informal, seperti bazar di jalan. Jika Anda dan dia "klik," berarti lanjutkan hubungan yang lebih intim.
Di sisi lain, tetap terbuka untuk ide-ide yang membentang di luar sana dan mencobanya dengan benar. Percayalah Anda tidak disarankan kencan jika Anda benar-benar bosan atau tidak mood. Si dia juga ingin bersenang-senang!
5: Cari minat yang disuka
Memiliki ketertarikan yang umum membuat Anda lebih mudah untuk memecahkan sebuah es, dan Anda lebih mungkin untuk memilih sesuatu acara yang bisa membuat Anda berdua menikmati. Jika Anda bisa melihat satu sama lain dalam situasi yang biasa, itu mungkin pertanda yang baik.
Selamat mencoba!
Read More