Daftar Isi Cerobong

Kota Mesir Kuno Terkubur Di Bawah Tanah



Mesir terus menjadi tempat penelitian untuk menyusun pandangan-pandangan baru mengenai peradaban yang hilang dengan ditemukannya sebuah kota kuno yang terkubur.

Arkeolog Austria mengklaim telah menemukan kota Avaris. Kota tua yang menjadi ibukota Mesir pada masa penguasa Hyksos tersebut ditemukan di wilayah Tel al-Dabaa, timur laut kota Mesir.

Menurut Sekertaris Jenderal Supreme Council Of Antiquities Mesir, Zahi Hawaas, mengatakan, penemuan kota Avaris ini dilakukan dengan menggunakan radar berteknologi canggih.

Gambaran sketsa yang ditampilkan pun menunjukkan tata ruang kota, lengkap dengan jalan-jalan, bangunan dan kuil-kuil.

Sementara itu, kepala tim eskavasi Austria, Irene Mueller mengatakan pekerjaan survei geofisika arkeologi yang dilakukan oleh tim telah membantu mereka mengidentifikasi salah satu anak sungai Nil yang melewati kota Avaris. Demikian diberitakan IOL.
Mueller mengatakan bahwa tujuan utama dari studi itu adalah untuk menentukan seberapa jauh kota bawah tanah itu
Beberapa teknik non-invasif merupakan cara terbaik dalam menemukan situs-situs tersebut, ujar tim ini.
Delta mesir ini dipadati oleh ternak sehingga membuat pencarian cukup sulit, tidak seperti di kawasan selatan Mesir yang lebih banyak terdapat gurun pasir dan kuil terkenal.

Kota Avaris merupakan kota terkenal saat Mesir dipimpin oleh dinasti Hyksos sekira tahun 1664-1569 SM.

Hyksos dikenal dalam periode mesir kuno kedua. Avaris menjadi ibukota administratif dinasti ke-12 dan ke-13 Mesir.

Hyksos adalah orang Asiatik yang menginvasi Mesir sekitar 1569 sebelum Masehi dan berkuasa lebih dari satu abad, dengan pusat pemerintahan di ibukota yang berada di delta sungai Nil itu.

Kota ini dibangun diatas reruntuhan kota Rowarty yang telah direbut Hyksos. Setelah pendudukan, Hyksos mempertahankan kota ini dan menguasai negara dengan teknologi baru.
Namun, Ketika Mesir kembali berkuasa, mereka menghancurkan semua monumen dan catatan tentang kota ini pun terkubur akibat banjir di Delta Sungai Nil. (ar/ok/inl/rda) www.suaramedia.com